Sakit Yang Menyebabkan Boleh Berbuka ?

Pertanyaan :

Jenis penyakit apa yang menyebabkan seorang dibolehkan berbuka puasa ?

Jawab :

Dalam masalah ini, mayoritas ulama berkata;

إذا كان به مرض يؤلمه ويؤذيه أو يخاف تماديه أو يخاف تزايده صح له الفطر

”Apabila ia terkena penyakit yang mengganggu dan membuatnya payah atau ia khawatir bahwa penyakit itu akan bertambah parah (dengan berpuasa), maka ketika itu boleh ia berbuka.”.

Selain itu, ada juga golongan ulama yang berpendapat bahwa boleh berbuka puasa disebabkan karena jenis penyakit apapun, dan terlepas dari parah atau tidaknya penyakit tersebut, -hal yang pasti- bahwa dengannya ia dinamakan tengah sakit. Ibnu Siriin –rahimahullah- berkata;

متى حصل الإنسان في حال يستحق بها اسم المرض صح الفطر، قياسا على المسافر لعلة السفر، وإن لم تدع إلى الفطر ضرورة

“Kapan seorang menderita sebuah keadaan yang dengannya ia dinamakan tengah ‘sakit’, ketika itu boleh baginya berbuka puasa. Keadaannya sama dengan seorang musafir. Safar itu sendiri, tanpa harus mempertimbangkan jarak dan sarana transportasi yang digunakan, adalah keadaan yang membolehkan seorang untuk berbuka puasa, dan bahkan meski ia sanggup untuk berpuasa.”.

Mendukung pendapat kedua ini adalah keterangan yang disampaikan oleh imam Bukhari –rahimahullah- dengan sanadnya hingga ke Ibnu Juraij –rahimahullah-. Ibnu Juraij pernah bertanya ke ’Atha –rahimahullah-;

من أي المرض أفطر؟

“Jenis penyakit apakah yang dengannya saya boleh berbuka puasa ?.” ’Atha berkata;

من أي مرض كان، كما قال اللّه تعالى: فمن كان منكم مريضا

”Dari jenis penyakit apa saja, sebagaimana firman-Nya; Maka barangsiapa sakit diantara kalian (boleh berbuka puasa dan wajib mengqadha’nya)”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *