Diantara Pesan Ramadhan

Allah azza wa jalla berfirman dalam Al-Quran Surat Al-Baqoroh ayat 188 ;

 وَلَا تَأْكُلُوا أَمْوَالَكُمْ بَيْنَكُمْ بِالْبَاطِلِ وَتُدْلُوا بِهَا إِلَى الْحُكَّامِ لِتَأْكُلُوا فَرِيقًا مِنْ أَمْوَالِ النَّاسِ بِالْإِثْمِ وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ

“Dan janganlah sebahagian kamu memakan harta sebahagian yang lain di antara kamu dengan jalan yang bathil dan (janganlah) kamu membawa (urusan) harta itu kepada hakim, supaya kamu dapat memakan sebahagian daripada harta benda orang lain itu dengan (jalan berbuat) dosa, padahal kamu mengetahui.”.

Ayat ini terletak setelah rangkaian ayat yang berbicara tentang shaum. Para Ahli tafsir berbeda pendapat tentang kandungan hukum yang terdapat dalam ayat ini, di antara mereka ada yang menjadikannya sebagai ayat yang mandiri, tidak terkait dengan ayat sebelumnya ( hukum shaum ) dan tidak juga terkait dengan ayat setelahnya ( haji ), akan tetapi sebagian lagi mengaitkannya dengan rangkaian ayat shaum.

Di antara hikmah yang terdapat dalam ayat ini yang berkaitan dengan shaum adalah bahwa setelah Allah Azza wa Jalla melarang orang-orang mukmin untuk makan dan minum selama waktu yang terbatas dari mulai terbitnya fajar shadiq sampai terbenamnya matahari  maka Allah Azza Wa Jalla melarang memakan harta  orang lain dengan jalan yang tidak dibolehkan oleh Allah Azza Wa jalla.

Larangan  ini bersifat umum tanpa mengenal waktu dan tempat. Seakan-akan ayat ini berkata, wahai orang-orang yang mentaati Rabb-nya dan meninggalkan makan serta minum selama siang hari karena taat terhadap larangan Allah, hendaknya kalian juga mentaati perintah Allah untuk tidak memakan harta orang lain dengan cara yang yang batil, karena hal tersebut haram, kapan dan dimana pun.  Wallahu A’lam

 

️ Penulis : Ustadz Muhammad Irfan Halim, Lc

Tim Rubrik Kajian Ilmiyah Al Binaa Menyapa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *