BERGEMBIRALAH…….!!

Dalam pandangan seorang mukmin, nikmat Allah tidak hanya berupa materi dan kesenangan duniawi saja. Namun, nikmat Allah juga bisa berupa Iman yang menancap kuat di dalam hati, kemudahan dalam melakukan ibadah maupun dijauhkan dari kemaksiatan. Dan inilah hakikat dari nikmat terbesar yang Allah berikan kepada hamba-hambaNya. Maka sudah sepantasnya bagi siapa saja yang Allah karuniakan nikmat tersebut untuk merasa gembira dan berbahagia. Allah Ta’ala berfirman :

قُلْ بِفَضْلِ اللَّهِ وَبِرَحْمَتِهِ فَبِذَلِكَ فَلْيَفْرَحُوا هُوَ خَيْرٌ مِمَّا يَجْمَعُونَ

Artinya : “Katakanlah (Muhammad) karena karunia dan rahmat Allah mereka hendaknya bergembira, yang demikian itu lebih baik (bagi mereka) dibandingkan dengan apa yang mereka kumpulkan (dari harta dan kenimatan duniawi)”. (Q.S.Yunus : 58)

Syekh Abdurrahman As Sa’diy mengatakan “ Fadhlullah (karunia Allah) yakni Al Quran yang merupakan nikmat dan anugerah terbesar yang Allah berikan kepada hamba-hambaNya. Dan Rohmatuhu (Rahmat Allah) yaitu nikmat agama, iman, beribadah kepada Allah, mencintai serta mengenal Allah adalah lebih baik dibandingkan dengan apa yang mereka kumpulkan dari kenikmatan dan kelezatan dunia. Maka nikmat agama yang berkaitan dengan kebahagian seseorang di dunia dan akhirat tentunya tidak ada bandingnya dengan kenikmatan dunia yang dapat lenyap dalam waktu sekejap saja.”.

Ayat diatas adalah petunjuk bagi kita bahwa kenikmatan dunia bukanlah kenikmatan yang sesungguhnya. Kebahagian yang hakiki bukanlah karena materi dan kenikmatan dunia yang kita miliki. Namun kebahagiaan dan kenikmatan yang sejati ialah ketika Allah Ta’ala menganugerahkan Al Qur’an, Iman dan Islam kepada kita. Maka cukuplah nikmat agama menjadi tolak ukur kebahagiaan kita ketika berada di dunia. Sesulit apapun kehidupan kita di dunia selama Allah Ta’ala masih memberikan kita nikmat agama, maka tidak ada alasan bagi seorang mukmin untuk bersedih dan berkecil hati.

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam ketika datang bulan Ramadhan, Beliau terbiasa menyampaikan kabar gembira serta memerintahkan para sahabat untuk bergembira dengan datangnya bulan Ramadhan dikarenakan kemuliaan yang terdapat di dalamnya seperti pembebesan dari siksa neraka, dibukanya pintu surga, diampuninya dosa-dosa, dilipatgandakannya pahala dan berbagai kebaikan dan kemuliaan lainnya yang Allah berikan kepada ummatNya di bulan tersebut.

Maka bergembiralah dengan datangnya momen bulan ramadhan. Isi dan manfaatkan kemuliaan bulan tersebut dengan meningkatkan ketaatan dan ibadah kepada Allah. Tinggalkan maksiat dan titilah jalan untuk mendapatkan ridhoNya. Agar kelak kita pun mendapatkan kegembiraan dipertemukan dengan Allah karena ibadah puasa yang kita lakukan di bulan ramadhan.

Wallahua’alam.

✍️ Penulis : Ustadz Rafael Afrianto, Lc
Tim Rubrik Kajian Ilmiyah Al Binaa Menyapa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *